5 Kesalahan Umum Saat Membuat Website Bisnis (dan Cara Menghindarinya)

Membuat website bisnis adalah langkah penting untuk memajukan usaha Anda di era digital. Namun, banyak pemilik bisnis, terutama pemula, sering melakukan kesalahan yang bisa mengurangi efektivitas website. Kesalahan ini tidak hanya membuat website kurang menarik, tetapi juga bisa menghambat pertumbuhan bisnis.

Apa saja kesalahan umum yang sering terjadi, dan bagaimana cara menghindarinya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!


1. Tidak Memiliki Tujuan yang Jelas

Kesalahan:
Membuat website tanpa tahu tujuan yang jelas, seperti apa yang ingin dicapai atau siapa target audiensnya.

Dampak:
Website menjadi tidak fokus, konten tidak relevan, dan sulit menarik pelanggan.

Cara Menghindari:

  • Tentukan tujuan website Anda: Apakah untuk menjual produk, mempromosikan layanan, atau sekadar memberikan informasi?
  • Kenali target audiens: Siapa mereka, apa kebutuhan mereka, dan bagaimana website bisa memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Buat rencana konten dan fitur yang sesuai dengan tujuan dan audiens.

Contoh:

  • Jika tujuan Anda adalah menjual produk, pastikan website memiliki fitur e-commerce seperti keranjang belanja dan pembayaran online.

2. Mengabaikan Desain yang Responsif

Kesalahan:
Membuat website yang hanya tampil baik di desktop, tetapi tidak di perangkat mobile.

Dampak:
Pengunjung yang mengakses website via smartphone akan kesulitan membaca atau menavigasi, sehingga meningkatkan bounce rate (tingkat pengunjung yang langsung meninggalkan website).

Cara Menghindari:

  • Gunakan prinsip desain responsif (mobile-first design).
  • Uji tampilan website di berbagai perangkat dan browser sebelum diluncurkan.
  • Pastikan tombol, teks, dan gambar mudah diakses dan dibaca di layar kecil.

Tools untuk Testing:

  • Google Mobile-Friendly Test
  • Responsinator

3. Konten yang Tidak Berkualitas atau Tidak Relevan

Kesalahan:
Mengisi website dengan konten yang asal-asalan, tidak informatif, atau tidak update.

Dampak:
Pengunjung tidak menemukan nilai dari website Anda, sehingga mengurangi kepercayaan dan minat mereka.

Cara Menghindari:

  • Buat konten yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan audiens.
  • Sertakan informasi lengkap tentang produk, layanan, atau bisnis Anda.
  • Update konten secara berkala, seperti blog, promo, atau informasi terbaru.

Contoh Konten Berkualitas:

  • “5 Tips Memilih [Produk/Layanan Anda] yang Tepat”
  • “Kenapa Harus Memilih [Nama Bisnis Anda]?”

4. Tidak Mengoptimalkan untuk SEO

Kesalahan:
Mengabaikan optimasi SEO (Search Engine Optimization), sehingga website sulit ditemukan di mesin pencari seperti Google.

Dampak:
Website Anda tidak muncul di halaman pertama hasil pencarian, sehingga kehilangan potensi traffic organik.

Cara Menghindari:

  • Lakukan riset kata kunci yang relevan dengan bisnis Anda.
  • Optimasi meta tag (judul, deskripsi) dan alt text pada gambar.
  • Buat konten berkualitas yang mengandung kata kunci secara alami.
  • Gunakan tools SEO seperti Yoast SEO (untuk WordPress) atau Google Keyword Planner.

Tips SEO:

  • Pastikan URL website ramah SEO (contoh: namabisnisanda.com/tips-membuat-website).
  • Bangun backlink dari website terpercaya untuk meningkatkan otoritas website.

5. Mengabaikan Keamanan Website

Kesalahan:
Tidak memperhatikan keamanan website, seperti tidak menggunakan SSL atau mengupdate software secara berkala.

Dampak:
Website rentan diretas, data pelanggan bisa dicuri, dan reputasi bisnis Anda rusak.

Cara Menghindari:

  • Install SSL certificate untuk mengamankan website dengan HTTPS.
  • Update software, plugin, dan CMS secara rutin.
  • Gunakan firewall dan tools keamanan seperti Sucuri atau Wordfence.
  • Lakukan backup data secara berkala untuk mengantisipasi kehilangan data.

Tips Keamanan:

  • Gunakan password yang kuat dan ganti secara berkala.
  • Batasi akses admin hanya kepada orang yang bertanggung jawab.

Cara Memulai dengan Benar

Agar terhindar dari kesalahan-kesalahan di atas, berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti saat membuat website bisnis:

1. Buat Rencana yang Matang

  • Tentukan tujuan website, target audiens, dan fitur yang dibutuhkan.
  • Buat wireframe atau sketsa layout website.

2. Pilih Platform yang Tepat

  • Gunakan platform yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda, seperti WordPress, Wix, atau Shopify.

3. Gunakan Jasa Profesional Jika Diperlukan

Jika Anda tidak yakin bisa membuat website sendiri, gunakan jasa profesional seperti Aneka.dev. Mereka bisa membantu Anda membuat website yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

4. Lakukan Testing Sebelum Diluncurkan

  • Uji tampilan, kecepatan, dan fungsionalitas website di berbagai perangkat dan browser.
  • Mintalah feedback dari teman atau kolega sebelum website go live.

5. Pantau dan Evaluasi Setelah Diluncurkan

  • Gunakan tools seperti Google Analytics untuk memantau traffic dan perilaku pengunjung.
  • Lakukan perbaikan atau update berdasarkan data dan feedback yang didapat.

Kesimpulan

Membuat website bisnis adalah investasi penting untuk pertumbuhan usaha Anda. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum seperti tidak memiliki tujuan yang jelas, mengabaikan desain responsif, atau tidak mengoptimalkan SEO, Anda bisa membuat website yang efektif dan menarik bagi pelanggan.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk membuat atau memperbaiki website bisnis, jangan ragu untuk menghubungi Aneka.dev. Mereka menyediakan layanan pembuatan website profesional yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Selamat membuat website bisnis yang sukses! 🚀


Tips Tambahan:

  • Selalu ikuti tren terbaru dalam desain dan teknologi website.
  • Jaga komunikasi dengan pelanggan melalui fitur chat online atau formulir kontak.
  • Terus belajar dan tingkatkan pengetahuan Anda tentang digital marketing dan pengelolaan website.

Similar Posts